Kemiskinan
Kemiskinan dan keterbelakangan merupakan fenomena sosial yang
menjadi atribut negara-negara dunia ketiga. Fenomena ini juga merupakan
kebalikan dari kondisi yang dialami oleh negara-negara maju yang memiliki
atribut sebagai “ model”. Untuk memahami definisi dan asal mula kemiskinan
dan keterbelakangan, kita dapat melakukan kajian dengan cara :
1. Mengadakan telaah terhadap kemiskinan dan kosakata kemiskinan seperti
yang dilakukan oleh Friedmann (1992: 160) dan Korten (1985: 67);
2. Membandingkan dengan konsep-konsep modernisasi sebagai kebalikan
yang diametral dari kemiskinan dan keterbelakangan seperti yang
dikemukakan oleh para pakar yang terkumpul dalam ontologi
“Modernization : The Dinamics of Growth” (Myron Weiner, 1967).
Hampir di setiap negara, kemiskinan selalu terpusat di tempat-tempat
tertentu, yaitu biasanya di perdesaan atau di daerah-daerah yang kekurangan
sumber daya. Persoalan kemiskinan juga selalu berkaitan dengan masalahmasalah
lain, misalnya lingkungan.
Beban kemiskinan paling besar terletak pada kelompok-kelompok
tertentu. Kaum wanita pada umumnya merupakan pihak yang dirugikan.
![download[4]](https://lh3.googleusercontent.com/blogger_img_proxy/AEn0k_uK0vl26L-MflO4oVEoe81uVJ0wIhteW5OSD89YW-hEpk_4XnGtAiq0IfxTFxYUwBdFYX49QrYV29unrIgcEnQV2gWds5HxCHV6fpxgMOBzrheN0bcaaj5xCBvAExUZetb_kA=s0-d)
menjadi atribut negara-negara dunia ketiga. Fenomena ini juga merupakan
kebalikan dari kondisi yang dialami oleh negara-negara maju yang memiliki
atribut sebagai “ model”. Untuk memahami definisi dan asal mula kemiskinan
dan keterbelakangan, kita dapat melakukan kajian dengan cara :
1. Mengadakan telaah terhadap kemiskinan dan kosakata kemiskinan seperti
yang dilakukan oleh Friedmann (1992: 160) dan Korten (1985: 67);
2. Membandingkan dengan konsep-konsep modernisasi sebagai kebalikan
yang diametral dari kemiskinan dan keterbelakangan seperti yang
dikemukakan oleh para pakar yang terkumpul dalam ontologi
“Modernization : The Dinamics of Growth” (Myron Weiner, 1967).
Hampir di setiap negara, kemiskinan selalu terpusat di tempat-tempat
tertentu, yaitu biasanya di perdesaan atau di daerah-daerah yang kekurangan
sumber daya. Persoalan kemiskinan juga selalu berkaitan dengan masalahmasalah
lain, misalnya lingkungan.
Beban kemiskinan paling besar terletak pada kelompok-kelompok
tertentu. Kaum wanita pada umumnya merupakan pihak yang dirugikan.
Komentar