Postingan

Menampilkan postingan dengan label Fonologi

Kalimat Efektif

Kalimat dikatakan efektif apabila berhasil menyampaikan pesan, gagasan, perasaan, maupun pemberitahuan sesuai dengan maksud si pembicara atau penulis. Untuk itu penyampaian harus memenuhi syarat sebagai kalimat yang baik, yaitu strukturnya benar, pilihan katanya tepat, hubungan antarbagiannya logis, dan ejaannya pun harus benar. Menurut Gorys keraf adalah kalimat yang memenuhi syarat – syarat berikut : a.secara tepat dapat mewakili gagasan atau perasaan pembicara atau penulis. b.Sanggup menimbulkan gagasan yang sama tepatnya dalam pikiran pendengar atau pembaca seperti yang dipikirkan oleh pembicara atau penulis. Ciri – ciri kalimat efektif sebagai berikut : Kalimat efektif mengandung kesatuan gagasan. a)Subyek dan atau predikat kalimat eksplisit. Contoh : Tidak efektif :Berhubungan itu mengemukakannya juga minat baca kaum remaja makin menurun. Efektif :Sehubungan dengan itu, dikemukakannya juga minat baca kaum remaja menurun. b)Subyek dan predikat k...

MORFOLOGI

Morfologi adalah cabang linguistik yang mengidentifikasi satuan-satuan dasar bahasa sebagai satuan gramatikal Morfologi mempelajari seluk beluk bentuk serta fungsi perubahan-perubahan bentuk kata itu, baik fungsi gramatik maupun fungsi semantik. Jenis-jenis Morfem Berdasarkan criteria tertentu, kita dapat mengklasifikasikan morfem menjadi berjenis-jenis. Penjenisan ini dapat ditinjau dari dua segi yakni hubungannya dan distribusinya (Samsuri, 1982:186; Prawirasumantri, 1985:139). Agar lebih jelas, berikut ini sariannya. 1)Ditinjau dari Hubungannya Pengklasifikasian morfem dari segi hubungannya, masih dapat kita lihat dari hubungan struktural dan hubungan posisi. a) Ditinjau dari Hubungan Struktur Menurut hubungan strukturnya, morfem dapat dibedakan menjadi tiga macam yaitu morfem bersifat aditif (tambahan) yang bersifat replasif (penggantian), dan yang bersifat substraktif (pengurangan). Morfem yang bersifat aditif yaitu morfem-morfem yang biasa yang pada umumn...

FONEMIK : KAJIAN FONEM

A. PENGERTIAN FONEM DAN FONEMISASI Fonem adalah satuan bunyi bahasa terkecil yang bersifat fungsional, artinya satuan memiliki fungsi untuk membedakan makna. Fonemisasi adalah usaha untuk menemukan bunyi-bunyi yang berfungsi dalam rangka pembedaan makna tersebut. B. PENGENALAN FONEM Dalam mengenalui fonem terdapat beberapa pokok pikiran umum yang disebut premis-premis fonologis. Berdasarka nsifat umumnya premis-premis bahasa tersebut adalah sebagai berikut : a. Bunyi bahasa mempunyai kencenderungan untuk dipengaruhi oleh lingkungannya. b. Sistem bunyi mempunyai kecenderungan bersifat simetris. c. Bunyi-bunyi bahasa yangsecara fonetis mirip harus digolongkan ke dalam kelas-kelas bunyi (fonem) yang berbeda, apabila terdapat pertentangan di dalam lingkungan yang sama. d. Bunyi-bunyi yang secara fonetis mirip dan terdapat di dalam distribusi yang komplementer, harus dimasukkan ke dalam kelas-kelas bunyi (fonem) yang sama. Untuk mengenal dan menentukan bunyi-bunyi bahasa ...

Pengertian Bunyi Bahasa (Fonologi)

Bunyi bahasa adalah bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Bunyi bahasa dapat pula diartikan sebagai bunyi yang diartikulasikan yang menghasilkan gelombang bunyi sehingga dapat diterima oleh telinga manusia. B. Kajian bunyi bahasa Fonetik merupakan kajian mengenai bunyi bahasa. Berdasarkan proses terjadinya, fonetik dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu : a. Fonetik artikulatoris Fonetik artikulatoris adalah fonetik yang mempelajari bagaimana mekanisme alat-alat ucap manusia menghasilkan bunyi bahasa serta pengklasifikasian bahasa berdasarkan artikulasinya. b. Fonetik akustis Fonetik akustis mempelajari bunyi bahasa yang berupa getaran udara dan mengkaji tentang frekuensi getaran bunyi, amplitudo, intensitas dan timbrenya. c. fonetik auditoris Fonetik auditoris mempelajari bagaimana mekanisme telinga menerima bunyi sebagai hasil dari udara yang bergetar. C. Produksi bunyi bahasa Dalam proses pembentukan bunyi bahasa ada tiga faktor yang terlibat, yaitu : ...

FONOLOGI BAHASA INDONESIA Masnur Muslich

Bab I PENDAHULUAN A. Fonologi dan Bidang Pembahasannya Kajian mendalam tentang bunyi-bunyi ujar diselidiki oleh cabang linguistik yang disebut fonologi. Bunyi-bunyi ujar dapat dipelajari dengan dua sudut pandang, yaitu: 1. Bunyi-bunyi ujar dipandang sebagai media bahasa semata disebut fonetik. 2. Bunyi-bunyi ujar dipandang sebagai bagian dari sistem bahasa yang berfungsi untuk membedakan makna disebut fonemik. B. Kedudukan Fonologi dalam Cabang-Cabang Linguistik - Bidang morfologi yang berkonsentrasi pada tataran struktur internal kata. - Bidang sintaksis yang berkonsentrasi pada tataran kalimat. - Bidang semantik yang berkonsentrasi pada persoalan makna kata. - Bidang leksikologi, juga leksikografi yang berkonsentrasi pada persoalan perbendaharaan kata suatu bahasa. - Bidang dialektologi yang berkonsentrasi pada pemakaian dialek atau variasi bahasa. - Bidang pengajaran bahasa yang bertujuan keterampilan berbahasa lisan harus melatihkan cara-cara pengucapan bunyi-bunyi ba...

FONOLOGI: FONETIK Oleh:Marsono Gadjah Mada University Press. 2008

PENDAHULUAN Fonetik adalah ilmu yang menyelidiki bunyi bahasa tanpa melihat fungsi bunyi itu sebagai pembeda makna dalam suatu bahasa. Kata lain Fonetik adalah ilmu yang menyelidiki dan berusaha merumuskan secara teratur tentang hal ikhwal bunyi bahasa. Menurut segi bunyi bahasa, fonetik dapat dibagi menjadi tiga jenis sebagai berikut : 1. Fonetik Organis: fonetik yang mempelajari mekanisme alat-alat bicara yang ada dalam tubuh manusia menghasilkan bunyi bahasa. 2. Fonetik Akustis: mempelajari bunyi bahasa dari segi bunyi sebagai gejala fisis. 3. Fonetik Auditoris: mekanisme telinga menerima bunyi bahasa sebagai getaran udara. Awal mula terjadinya bunyi → adanya udara dari paru-paru. Udara dihisap ke dalam paru-paru dan dihembuskan keluar pada saat bernafas. Udara yang dihembuskan kemudian mendapatkan hambatan diberbagai tempat alat bicara dengan berbagai cara, dan terjadilah bunyi bahasa. Empat macam proses terjadinya bunyi bahasa yaitu proses mengalirnya udara, proses fonasi, ...