Postingan

Menampilkan postingan dengan label Ekologis

Keprihatinan Ekologis

Berbagai keprihatinan ekologis kini terjadi dan sungguh membahayakan bumi. Kelangsungan hidup manusia dan seluruh makhluk hidup di dalamnya pun menjadi terancam. Keprihatinan yang sudah mengglobal adalah terjadinya perubahan iklim dan pemanasan global akibat berbagai jenis emisi gas yang merusak lapisan ozon. Bumi dan manusia dihadapkan dihadapkan dengan petaka akibat perusakan tanah subur yang disulap menjadi tanah tandus. Berbagai sumber daya alam seperti hutan tropis, dirusak dan dihancurkan oleh egoisme pembalak liar. Pabrik-pabrik dengan limbah buangan zat kimia yang beracun dan berbahaya dibuang secara serampangan. Akibatnya, air, tanah dan udara mengalami pencemaran. Semua itu merupakan keprihatinan ekologis yang kian mencekam dan mengancam kelestarian alam semesta. Akumulasi dari krisis-krisis ini berakibat luas dan menimbulkan perubahan ke seluruh sistem kehidupan. Kecenderungan manusia untuk merubah bumi, khususnya dengan perkembangan teknologi dan marak-maraknya perkemb...

Ada Apa Dengan Alam?

“Ada apa dengan alam?” ini adalah sebuah pertanyaan reflektif yang terlintas dalam pikiran saya dengan mendengar dan menyaksikan situasi dan fenomena yang terjadi akhir-akhir ini. Hampir semua media menyorotkan berita tentang berbagai bencana alam yang terjadi di belahan bumi pertiwi ini. Rasa kwatir, cemas, sedih dan duka, menghiasi tapak hidup ini. Bencana alam terjadi di mana-mana. Bumi pertiwi kini menangis sedih meratapi gejala alam yang kian menjadi-jadi. Ribuan penghuni jagad turut berduka. “Atau alam mulai bosan melihat tingkah kita.....” kutipan lagu Ebit G. Ade ini terus mengetuk setiap pintu hati kita. Apakah benar yang dikatakan Ebit? Kondisi alam kini semakin tak karuan. Bencana alam terus terjadi di mana-mana. Apakah pernah ada sebuah pertanyaan dalam hati tentang fenomena ini? Hari demi hari, keadaan bumi semakin memanas. Pergantian cuaca yang tidak lagi menetap, mewarnai hari yang kian berubah. Entah apa yang akan terjadi? “.....Mungkin Tuhan mulai bosan melihat ti...