Pada hakikatnya mimpi merupakan bayangan peristiwa atau apa saja yang tampak dalam tidur dan kemungkinan untuk tercapai sangat rendah. Namun, dalam konteks ini mimpi bukan lagi dipandang sebagai “bunga tidur” yang tidak mungkin terjadi. mimpi diartikan sebagai khayalan yang masih mungkin tercapai meskipun belum ada gambaran bagaimana cara mencapainya. Terkadang manusia beranggapan bahwa mimpi itu tidak ada maknanya atau menganggap itu hanya sebagai mitos. Tetapi bukan demikian. Apakah kita harus bermimpi? Seperti dalam lagu “Laskar Pelangi” dari band Nidji mengatakan bahwa mimpi adalah kunci agar kita bisa menaklukkan dunia. Apakah dunia itu diciptakan dari sebuah mimpi? Nah, yang mengimpikan semua itu adalah Tuhan. Kita sebagai manusia pun merupakan hasil dari sebuah mimpi yang kini menjadi nyata. Haruskah kita bermimpi? “Berpikir bisa” itu adalah ungkapan yang dikeluarkan dari mulut seseorang, yang masih terlintas dalam pikiran saya. Jika kita ...
1. Model Pembelajaran PPSI ( Prosedur Pengembangan Sistem Instruksional) PPSI merupakan proses dalam mengembangkan pengajaran sebagai suatu sistem, yaitu sebagai kesatuan yang terorganisir, yang memuat sejumlah unsur antara lain tujuan, materi, metode, alat bantu dan evaluasi pembelajaran. PPSI adalah langkah-langkah pengembangan sistem instruksional yang mendasari efektivitas praktek pengajaran. Fungsi PPSI adalah untuk mengefektifkan perencanaan dan pelaksanaan program pengajaran secara sistemik dan sistematis, untuk dijadikan sebagai pedoman bagi pendidik dalam melaksanakan proses belajar-mengajar. PPSI digunakan sebagai pendekatan penyampaian pada kurikulum 1975 untuk tingkat SD, SMP, dan SMA, dan kurikulum 1976 untuk sekolah lanjutan. PPSI menggunakan pendekatan sistem yang mengutamakan adanya tujuan yang jelas, sehingga dapat dikatakan bahwa PPSI merujuk pada pengertian sebagai suatu sistem, yaitu sebagai kesatuan terorganisasi yang terdiri atas sejumlah komponen yang saling ...
Terjemahan Establishing People's Power to Serve the Masses Toronto Committce for the liberation of Southern Africa (TCLSAC), Toronto, Canada, 1976 Penerjamah Tome Xamer Jeronimo, Nuno Rodriguez, dan Aderito de Jesus Soares Penyunting Nug Katjasungkana Kata pengantar Fransisco Xavier do Amaral Tata letak Otto Adi Y Penerbit Sahe study Club (SsC), Jaharta Yayasan HAK, Dili Cetakan pertama, Juli 1999 Sekapur Sirih Penerbit Samora Machel: Pemimpin Visioner Tidak disangkal bahwa perjuangan melawan penindasan baik kolonialisme maupun neokolonialisme dan imperialisme atau penindasan dalam bentuk apapun, selalu saja rnembutuhkan "pengorganisasian". Pengorganisasian terutama pengorganisasian rakyat menjadi kunci dari suksesnya perjuangan melawan penindasan. Catatan sejarah membuktikan kebenaran tesis ini. Kuba dalam konteks perlawanan terhadap kapitalisrne dan neo kolonialisme adalah contoh yang baik dalam abad ke 20. Buku kecil berisi ceramah pemimpin FRELIMO yang ...
Oleh Masnur Muslich Pengertian Kesantunan Kesantunan (politiness), kesopansantunan, atau etiket adalah tatacara, adat, atau kebiasaan yang berlaku dalam masyarakat. Kesantunan merupakan aturan perilaku yang ditetapkan dan disepakati bersama oleh suatu masyarakat tertentu sehingga kesantunan sekaligus menjadi prasyarat yang disepakati oleh perilaku sosial. Oleh karena itu, kesantunan ini biasa disebut “tatakrama”. Berdasarkan pengertian tersebut, kesantunan dapat dilihat dari dari berbagai segi dalam pergaulan sehari-hari. Pertama, kesantunan memperlihatkan sikap yang mengandung nilai sopan santun atau etiket dalam pergaulan sehari-hari. Ketika orang dikatakan santun, maka dalam diri seseorang itu tergambar nilai sopan santun atau nilai etiket yang berlaku secara baik di masyarakat tempat seseorang itu megambil bagian sebagai anggotanya. Ketika dia dikatakan santun, masyarakat memberikan nilai kepadanya, baik penilaian itu dilakukan secara seketika (mendadak) maupun secara konvensi...
Komentar